Mutiaracahaya’s Blog

AN NABA’ (BERITA BESAR)

Posted on: Oktober 20, 2009

‘amma yatasaa-aluuna

[78:1] Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya ?
‘ani alnnaba-i al’azhiimi

[78:2] Tentang berita yang besar1545,
alladzii hum fiihi mukhtalifuuna

[78:3] yang mereka perselisihkan tentang ini.
kallaa saya’lamuuna

[78:4] Sekali-kali tidak1546; kelak mereka akan mengetahui,
tsumma kallaa saya’lamuuna

[78:5] kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.
alam naj’ali al-ardha mihaadaan

[78:6] Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan ?,
waaljibaala awtaadaan

[78:7] dan gunung-gunung sebagai pasak ?,
wakhalaqnaakum azwaajaan

[78:8] dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
waja’alnaa nawmakum subaataan

[78:9] dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
waja’alnaa allayla libaasaan

[78:10] dan Kami jadikan malam sebagai pakaian1547,
waja’alnaa alnnahaara ma’aasyaan

[78:11] dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
wabanaynaa fawqakum sab’an syidaadaan

[78:12] dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
waja’alnaa siraajan wahhaajaan

[78:13] dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),
wa-anzalnaa mina almu’shiraati maa-an tsajjaajaan

[78:14] dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,
linukhrija bihi habban wanabaataan

[78:15] supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,
wajannaatin alfaafaan

[78:16] dan kebun-kebun yang lebat?
inna yawma alfashli kaana miiqaataan

[78:17] Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,
yawma yunfakhu fii alshshuuri fata/tuuna afwaajaan

[78:18] yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangsakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,
wafutihati alssamaau fakaanat abwaabaan

[78:19] dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
wasuyyirati aljibaalu fakaanat saraabaan

[78:20] dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.
inna jahannama kaanat mirshaadaan

[78:21] Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai1548,
lilththaaghiina maaabaan

[78:22] lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
laabitsiina fiihaa ahqaabaan

[78:23] mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,
laa yadzuuquuna fiihaa bardan walaa syaraabaan

[78:24] mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
illaa hamiiman waghassaaqaan

[78:25] selain air yang mendidih dan nanah,
jazaa-an wifaaqaan

[78:26] sebagai pambalasan yang setimpal.
innahum kaanuu laa yarjuuna hisaabaan

[78:27] Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,
wakadzdzabuu bi-aayaatinaa kidzdzaabaan

[78:28] dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.
wakulla syay-in ahsaynaahu kitaabaan

[78:29] Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab1549.
fadzuuquu falan naziidakum illaa ‘adzaabaan

[78:30] Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.
[78:31] Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan,
hadaa-iqa wa-a’naabaan

[78:32] (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
wakawaa‘iba atraabaan

[78:33] dan gadis-gadis remaja yang sebaya,
waka/san dihaaqaan

[78:34] dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
laa yasma’uuna fiihaa laghwan walaa kidzdzaabaan

[78:35] Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.
jazaa-an min rabbika ‘athaa-an hisaabaan

[78:36] Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,
rabbi alssamaawaati waal-ardhi wamaa baynahumaa alrrahmaani laa yamlikuuna minhu khithaabaan

[78:37] Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.
yawma yaquumu alrruuhu waalmalaa-ikatu shaffan laa yatakallamuuna illaa man adzina lahu alrrahmaanu waqaala shawaabaan

[78:38] Pada hari, ketika ruh1550 dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
dzaalika alyawmu alhaqqu faman syaa-a ittakhadza ilaa rabbihi maaabaan

[78:39] Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
innaa andzarnaakum ‘adzaaban qariiban yawma yanzhuru almaru maa qaddamat yadaahu wayaquulu alkaafiru yaa laytanii kuntu turaabaan

[78:40] Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata:”Alangkah baiknya sekiranya dahulu adalah tanah”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: